Tulisan E Kusnul
Urip Iku Perjuangan, Perjuangan Iku Urip
Senin, 21 Januari 2013
PENINGKATAN
KEMAMPUAN BERBAHASA JAWA KRAMA ALUS MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DENGAN TOKOH WAYANG
PADA SISWA KELAS 5 SDN KAWEDANAN 2 MAGETAN
Kusnul
Pujianto
09141120
PGSD/7C
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU
PENDIDIKAN
IKIP PGRI MADIUN
2012
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Pendidikan adalah
usaha sadar dan sistematis, yang dilakukan orang-orang yang diserahi tanggung
jawab untuk mempengaruhi peserta didik agar mempunyai sifat dan tabiat agar
sesuai dengan cita-cita pendidikan. (Achmad munib, 2004:34).
Proses belajar
mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan. Untuk
mewujudkan tujuan tersebut seorang guru harus mampu menguasai materi. Selain
itu dapat menerapkan metode-metode pengajaran yang sesuai dengan keadaan dan
keinginan para siswanya. Sehingga tujuan yang ingin dicapai berhasil dan bisa
mengaktifkan siswa.
Hasil
wawancara peneliti dengan guru bahasa jawa kelas V SDN Kawedanan 2 ditemukan fakta bahwa siswa masih menemui
kesulitan belajar dalam berbahasa jawa krama alus. Hal ini terlihat dari hasil
tes akhir pembelajaran menunjukkan bahwa: hanya ada 10 siswa (21%) yang
kemampuan berbahasa jawa krama alusnya nilai antara (75-100); terdapat 30 siswa
(63%) mencapai nilai 50-75 dan 7 siswa (16%) memperoleh nilai dibawah 50.
Padahal nilai ketuntasan minimal SDN Kawedanan 2 adalah 75.
Dalam
pembelajaran sehari-hari, guru sudah menjelaskan tata cara berbahasa jawa krama
alus yang baik dan benar selain itu guru juga memberikan contoh-contoh dalam
percakapan sehari-hari. Akan tetapi kemampuan siswanya tetap saja belum dapat
meningkat.
Akar
penyebab rendahnya penguasaan berbahasa jawa krama alus yang baik dan benar
dikarenakan pembelajarannya masih monoton tanpa media yang inovatif. Secara
teoritik, siswa SD lebih suka mengamati gambar daripada materi yang berupa
tulisan saja.
Oleh karena itu, judul yang diambil oleh peneliti adalah “Peningkatan
Kemampuan Berbahasa Jawa Krama Alus Menggunakan Media Komik dengan Tokoh Wayang
pada Siswa Kelas 5 SDN Kawedanan 2 Magetan”.
B.
Identifikasi
Masalah
1.
Masih banyak siswa yang kurang aktif dalam proses
belajar mengajar, karena guru masih
monoton dalam mengajar, kurang menggunakan media pembelajaran yang inovatif .
2.
Kurangnya minat siswa dalam membaca buku paket bahasa jawa, sehingga hasil
belajar kurang maksimal.
3.
Tingkat penguasaan berbahasa jawa krama alus yang
baik dan benar masih kurang sehingga mempengaruhi hasil belajar
4.
Untuk peningkatan kemampuan berbahasa jawa krama alus di SDN Kawedanan 2 Magetan belum
menggunakan media pembeljaran komik.
Langganan:
Komentar (Atom)