PENINGKATAN
KEMAMPUAN BERBAHASA JAWA KRAMA ALUS MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DENGAN TOKOH WAYANG
PADA SISWA KELAS 5 SDN KAWEDANAN 2 MAGETAN
Kusnul
Pujianto
09141120
PGSD/7C
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI MADIUN
2012
Judul :
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Jawa Krama Alus Menggunakan Media Komik
dengan Tokoh Wayang pada Siswa Kelas 5 SDN Kawedanan 2 Magetan
Latar Belakang Masalah :
Ditemukan fakta bahwa siswa kelas V SDN Kawedanan 2
masih menemui kesulitan belajar dalam berbahasa jawa krama alus. Hal ini
terlihat dari hasil tes akhir pembelajaran menunjukkan bahwa: hanya ada 10
siswa (21%) yang kemampuan berbahasa jawa krama alusnya nilai antara (75-100);
terdapat 30 siswa (63%) mencapai nilai 50-75 dan 7 siswa (16%) memperoleh nilai
dibawah 50. Padahal nilai ketuntasan minimal SDN Kawedanan 2 adalah 75.
Dalam pembelajaran sehari-hari, guru sudah
menjelaskan tata cara berbahasa jawa krama alus yang baik dan benar selain itu
guru juga memberikan contoh-contoh dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi
kemampuan siswanya tetap saja belum dapat meningkat.
Akar penyebab rendahnya penguasaan berbahasa jawa
krama alus yang baik dan benar dikarenakan pembelajarannya masih monoton tanpa
media yang inovatif. Secara teoritik, siswa SD lebih suka mengamati gambar
daripada materi yang berupa tulisan saja.
Rumusan Masalah :
1. Apakah media komik dapat meningkatkan kemampuan
berbahasa jawa krama alus siswa kelas 5 SDN Kawedanan 2 Magetan?
2. Bagaimana penggunaan media komik dalam meningkatkan
kemampuan berbahasa jawa krama alus kelas 5 SDN Kawedanan 2 Magetan?
Tindakan yang sesuai dengan pemecahan masalah :
1. Guru mempersiapkan media komik sesuai dengan tujuan
pembelajaran
2. Guru memberikan media komik kepada setiap siswa
3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada
siswa untuk memperhatikan/ menganalisa
4. Siswa mengerjakan soal-soal yang terdapat pada komik
5. Mempraktekkan percakapan menggunakan bahasa jawa
krama alus secara kelompok
6. Pemberian komentar dan pelurusan pemahaman
7. Kesimpulan.
Indikator Keberhasilan :
ASPEK
|
CARA
MENGUKUR
|
Keaktifan siswa mengajukan pertanyaan
|
Diamati saat pembelajaran berlangsung, lembar
pengamatan, oleh peneliti. Dihitung dari jumlah siswa bertanya per jumlah
keseluruhan siswa
|
Ketepatan waktu melakukan kegiatan eksplorasi
(menganalisis gambar) dan menyelesaikan soal
|
Diamati saat pembelajaran, lembar pengamatan oleh
peneliti.
|
Ketepatan pengucapan dalam mempraktekkan percakapan
krama alus dan kerjasama kelompok
|
Diamati pada saat diskusi dalam kelompok dan
praktek
|
Ketuntasan hasil belajar
|
Dihitung dari nilai rata-rata diskusi dan tes.
Siswa yang memperoleh nilai lebih besar/sama dengan 70 dinyatakan tuntas.
|
Tujuan Penelitian :
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Mendeskripsikan penerapan media komik untuk
meningkatkan kemampuan berbahasa jawa krama alus siswa kelas 5 SDN Kawedanan 2
Magetan
2. Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbahasa jawa
krama alus siswa kelas 5 SDN Kawedanan 2 Magetan
Manfaat Penelitian :
Manfaat Teoritik: memberikan sumbangan pengetahuan pada khasanah
pengetahuan khususnya dalam bidang pembelajaran Bahasa Jawa di SD,
Manfaat Praktis:
Ø siswa : siswa
akan lebih aktif dan memahami sehingga kemampuannya berbahasa jawa krama alus
meningkat.
Ø guru:
dimungkinkan dapat diterapkan di sekolah yang mempunyai karakteristik sama
Ø peneliti
lain: dapat menjadi inspirasi yang ingin mendalami pembelajaran bahasa jawa
krama alus.
Kajian Pustaka :
•
Karakteristik
siswa kelas V SD
•
Pembelajaran
Bahasa Jawa
•
Media
Pembelajaran Komik dengan Tokoh Wayang
•
Standar isi
Metode
Penelitian :
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,
dengan rancangan penelitian PTK.
Model pelaksanaan PTK ini dengan acuan model siklus
PTK sebagai berikut:
•
Siklus 1:
perencanaan (Menyusun RPP, Simulasi pembelajaran, Alat penilaian & Lembar Observasi)
•
Siklus 2:
pelaksanaan(Melaksanakan Pembelajaran, Melakukan Pengamatan)
•
Siklus 3:
refleksi (Malakukan Penilaian hasil belajar, Melakukan Penilaian Kinerja)
•
Siklus 4:
kesimpulan ( jika siklus pertama tidak berhasil diteruskan ke siklus 2)
Jadwal
Penelitian :
Penelitian
dilaksanakan di SDN Kawedanan 2 Kec. Kawedanan, Kab. Magetan. Pembuatan rencana
tindakan berdasarkan refleksi yang ditulis pada proposal dilaksanakan pada
tanggal 15 September sampai 28 september 2012, dikerjakan setiap hari Sabtu. Pelaksanaan tindakan dikerjakan
mulai pada tanggal 1 Nopember sampai 14 Nopember 2012. Jam pelajaran 2
pertemuan setiap minggu pada tiap hari Senin dan Rabu masing-masing 2 x 35
menit.
Daftar
Pustaka :
Drs. Edy Siswanto.2012.
Penelitian Tindakan Kelas.Madiun:IKIP PGRI Madiun
http://arjunabelajar.blogspot.com/2011/03/komik-sebagai-media-pembelajaran.html
diakses pada tanggal 16 Desember 2012
http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/
diakses pada tanggal 16 Desember 2012
http://puslit.petra.ac.id/files/published/journals/DKV/DKV050701/DKV05070104.pdf
diakses pada tanggal 16 desember 2012
http://rizcafitria.wordpress.com/2010/07/05/komik-sebagai-media-pembelajaran/
diakses pada tanggal 17 Desember 2012
http://www.m-edukasi.web.id/2012/04/pengertian-media-pembelajaran.html
diakses pada tanggal 17 Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar